Perjalanan Lebaran – Part II (Sholat Jum’at di Kawasan Merapi)
Setelah saya dan saudara saya telah usai melakukan perjalanan. Tak terasa bila kami sekeluarga memakan waktu ya kira-kira dua jaman. Istirahat sejenak disana sambil duduk-duduk minum teh hangat serta makan tempe mendoan khas daerah sana(coba saja gw ambil gambarnya). Istirahat yang begitu nyaman sesambil gw narsis menggunakan kaca mata hitam gede kepunyaan bokap, dan kemudian gw bergaya alay membuat gw HAMPIR LUPA sama ibadah sholat Jum’at. (Jangan diikutin gaya seperti ini. Karena dapat menimbulkan dosa apabila Lupa nantinya.)
Disana terdapat tempat ibadah bagi kami para muslim. Salah satu saudara saya mengira itu mesjid, dikarenakan mushola disanaa berukuran besar seperti mesjid. Setelah ditanya dimanakah mesjidnya? Terletak didalam kediaman warga kota tersebut. Kami berjalan menuju tempat sembahyang tersebut dan ini gambar yang bisa saya ambil disana.
Ada hal yang mungkin menurut gw sedikit ya lucu disana. Bukannya gw repot atau bagaimana, yang jelas ketika sholat saya tidak mengerti khotbah yang disampaikan. Bukannya tidak memperhatikan atau bagaimana, penceramah menjelaskan khotbah dengan menggunakan bahasa Jawa.
Hal ini membuat lucu untukku. Tak hanya lucu, tidak tahuanku akan bahasa Jawa membuatku harus belajar agar dapat mengerti dan mampu menyesuaikan diri dengan warga pribumi.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar